Menurut H. Gardner, pakar psikologi
dari Amerika Serikat, terdapat beberapa macam kecerdasan, yaitu:
- kemampuan linguistik
- logika matematis
- kecerdasan keuangan, yang berhubungan dengan kemampuan memahami dan mengelola masalah keuangan
- kecerdasan dalam hal musik
kecerdasan kinestetis/ketubuhan, yakni kemampuan untuk menggerakan badan dengan luwes - kecerdasan antarpribadi, yang berkaitan dengan kemampuan untuk memahami orang lain
- kecerdasan intrapribadi, yakni kemampuan untuk memahami
dan mengembangkan diri sendiri.
Pembedaan jenis kecerdasan ini dimaksudkan agar anak tidak dinilai semata-mata berdasarkan hasil tes IQ, karena hal ini justru dapat menimbulkan perasaan rendah diri anak sehingga menghambat kemampuan dirinya untuk berkembang lebih baik.
Sehingga lebih bijaksan jika anak
didukung sesuai dengan dimensi kecerdasannya sendiri. Dalam hal ini, peran
orang tua dan pendidik sangat penting, karena kehadiran mereka dapat membuka
berbagai kesempatan yang sesuai dengan bakat si anak.
Bantulah perkembangan IQ si Kecil
Apa yang dapat dilakukan orang tua untuk membantu pembentukan IQ si kecil? Idealnya memang, sejak kehamilan ibu sudah memperhatikan asupan nutrisi dan stimuli-stimuli dari luar yang dapat berpengaruh pada perkembangan otak si kecil.
Apa yang dapat dilakukan orang tua untuk membantu pembentukan IQ si kecil? Idealnya memang, sejak kehamilan ibu sudah memperhatikan asupan nutrisi dan stimuli-stimuli dari luar yang dapat berpengaruh pada perkembangan otak si kecil.
Nutrisi Tepat
Proses pembentukan sel-sel otak hanya terjadi sekali seumur hidup dan sel-sel otak yang mati tidak dapat digantikan oleh sel baru. Sedangkan perkembangan sel otak terpesat terjadi pada masa balita, sehingga masa-masa ini sering juga disebut sebagai masa keemasan anak.
Proses pembentukan sel-sel otak hanya terjadi sekali seumur hidup dan sel-sel otak yang mati tidak dapat digantikan oleh sel baru. Sedangkan perkembangan sel otak terpesat terjadi pada masa balita, sehingga masa-masa ini sering juga disebut sebagai masa keemasan anak.
Untuk itu, selain pengalaman indera
yang merangsang aktivitas dan mematangkan kerja otak, anak juga memerlukan
nutrisi yang tepat untuk tumbuh kembang otaknya.
Salah satu zat gizi yang penting
perannya bagi perkembangan otak si kecil adalah zat besi. Kekurangan zat besi
akan mengakibatkan anak mengalami anemia (kurangnya sel darah merah) yang dapat
menghambat pertumbuhan fisik dan intelektualnya.
Data penelitian menunjukkan bahwa
lebih dari 50% anak-anak mengalami anemia saat berumur 6 bulan yang berpotensi
menurunkan IQ mereka sampai 10 poin.
Kekurangan zat besi dapat dihindarkan
dengan cara memberikan air susu ibu (ASI) dlam jangka waktu panjang, memberikan
makanan tambahan yang kaya besi pada bayi usia 4-6 bulan, makanan yang
memudahkan penyerapan besi (daging, ikan, ayam, hati) pada saat pemberian
makanan padat, dan menjaga kebersihan lingkungan, karena infeksi berulang dan
infestasi (serbuan) cacing tambang dapat menyebabkan anemia karena kekurangan
zat besi.
No comments:
Post a Comment