Rambut adalah mahkota wanita, karena itu wanita selalu berusaha merawatnya karena menjadi bagian penting dari penampilan. Rambut yang indah dan terawat tentunya akan menambah menawan dan daya tarik seseorang. Itulah sebabnya rambut perlu mendapatkan perhatian khusus. Salah perawatan pada rambut, akan mengakibatkan rambut menjadi kusam dan rusak.
Sebenarnya untuk membuat dan menjaga rambut tetap tidak memerlukan perawatan yang mahal. Ada beberapa tips yang mudah dilakukan. Agar rambut menjadi indah, dapat mencoba beberapa tips berikut ini.
Melakukan pola hidup sehat.
Pola hidup sehat mencakup tidak merokok, rajin berolah raga secara teratur, mengkonsumsi makanan bergizi, juga melakukan refreshing dan relaksasi agar pikiran tidak menjadi stress. Untuk makanan, dapat mengkonsumsi makanan yang mengandung vitamin A,C,E, Selenium karena zat ini sangat baik menjaga kesehatan rambut.
Usahakan tidur cukup dan nyenyak setiap hari.
Bila tidur terganggu, hal ini dapat menyebabkan sirkulasi darah tidak lancar. Akibatnya rambut tidak mendapat nutrisi yang cukup dan menyebabkan rambut kusam. Oleh karena itu, jangan bebani pikiran dengan hal-hal yang dapat menganggu tidur.
Menggunakan produk perawatan rambut yang sesuai.
Bila menggunakan produk perawatan rambut, perhatikan komposisi produk. Hindari produk yang berbahan alkohol dalam konsentrasi tinggi karena kandungan tersebut dapat merusak rambut. Saat menggunakan produk tersebut, jangan langsung dikenakan di kulit kepala karena menyebabkan pori-pori kepala tertutup dan dapat merusak kulit kepala yang selanjutnya merusak rambut.
Bila berenang olesi dengan air basa atau penutup rambut.
Tujuan dari hal ini adalah agar rambut tidak terkontaminasi dengan air kolom renang yang kandungan kimianya dapat merusak rambut.
Gunakan sisir dari kayu.
Sisir yang terbuat dari kayu dapat mengurangi kerontokan rambut. Kebersihan sisir juga perlu dijaga agar kotoran dalam sisir tidak melekat pada rambut.
Pilih shampo yang sesuai.
Setelah memperhatikan jenis rambut, hal ini menjadi dasar untuk memilih shampo yang akan dipakai. Pilih shampo yang berkualitas yang sesuai dengan kondisi rambut.
Thursday, 30 September 2010
Remaja Paling Beresiko Diet Ekstrim
Fenomena yang sekarang ada adalah remaja sering memiliki kebiasaan makan yang buruk. Umumnya makanan yang mereka senangi seperti junk food, fast food, mengikuti diet untuk sekedar iseng-iseng, berhenti makan dan tidak mendapatkan makanan bergizi yang dibutuhkan oleh tubuh. Kebiasaan pola makan ekstrim itulah yang akan sangat berbahaya.
Hasil dari survey yang dilakukan oleh Centers for Desease Control and Prevention (CDC) menyimpulkan bahwa kebiasaan diet ekstrim remaja yang merokok, minum alkohol, obat-obatan dan seks bebas akan beresiko terkena penyakit seperti kanker, diabetes dan penyakit jantung. Kebiasaan pola makan remaja yang ekstrin dan tidak teratur juga akan mengakibatkan masalah kesehatan yang serius, bahkan bisa menyebabkan remaja ini meninggal dunia.
Disatu sisi, usia remaja membutuhkan energi ekstra untuk pertumbuhannya, sehingga gizi yang seharusnya mereka peroleh untuk pertumbuhan tidak ia dapatkan. Remaja sangat kurang memperhatikan asupan vitamin dan mineral, khususnya kalsium, zat besi dan seng. Sedangkan orang tua mereka tidak selalu mengawasi apa yang mereka makan karena para remaja itu sudah terpengaruh oleh cara makannya.
Dari hasil penelitian yang dimuat Journal of Nutrition Education, anak remaja umumnya mononton lebih dari 100.000 iklan makanan ditelevisi. Jenis makanan tersebut adalah yang mengandung lemak dan gula tinggi, serta minuman yang terlalu banyak soda sehingga kurang mendapatkan kalsium yang bermanfaat bagi pertumbuhan.
Remaja juga cenderung menghindari konsumsi buah dan sayur yang banyak mengandung berbagai zat untuk mencegah penyakit. Sebenarnya apa yang orang tua dapat lakukan melihat kekuatiran seperti ini? Ada beberapa tips buat orang tua agar agar para remajanya terbiasa dengan makanan yang bergizi, yaitu:
1. Mendorong kebiasaan makan yang baik dan memperkenalkan makanan yang bergizi sejak dini.
2. Memberikan mereka pilihan beberapa makanan daripada memaksa mengkonsumsi makanan yang ada.
3. Membatasi ngemil sambil nonton TV.
4. Mencari cara yang baik untuk memberikan makanan yang bergizi dalam dietnya.
5. Memberikan contoh yang baik. Jika melihat orang tuanya rajin mengkonsumsi buah dan sayur, merekapun akan mengikutinya.
Hasil dari survey yang dilakukan oleh Centers for Desease Control and Prevention (CDC) menyimpulkan bahwa kebiasaan diet ekstrim remaja yang merokok, minum alkohol, obat-obatan dan seks bebas akan beresiko terkena penyakit seperti kanker, diabetes dan penyakit jantung. Kebiasaan pola makan remaja yang ekstrin dan tidak teratur juga akan mengakibatkan masalah kesehatan yang serius, bahkan bisa menyebabkan remaja ini meninggal dunia.
Disatu sisi, usia remaja membutuhkan energi ekstra untuk pertumbuhannya, sehingga gizi yang seharusnya mereka peroleh untuk pertumbuhan tidak ia dapatkan. Remaja sangat kurang memperhatikan asupan vitamin dan mineral, khususnya kalsium, zat besi dan seng. Sedangkan orang tua mereka tidak selalu mengawasi apa yang mereka makan karena para remaja itu sudah terpengaruh oleh cara makannya.
Dari hasil penelitian yang dimuat Journal of Nutrition Education, anak remaja umumnya mononton lebih dari 100.000 iklan makanan ditelevisi. Jenis makanan tersebut adalah yang mengandung lemak dan gula tinggi, serta minuman yang terlalu banyak soda sehingga kurang mendapatkan kalsium yang bermanfaat bagi pertumbuhan.
Remaja juga cenderung menghindari konsumsi buah dan sayur yang banyak mengandung berbagai zat untuk mencegah penyakit. Sebenarnya apa yang orang tua dapat lakukan melihat kekuatiran seperti ini? Ada beberapa tips buat orang tua agar agar para remajanya terbiasa dengan makanan yang bergizi, yaitu:
1. Mendorong kebiasaan makan yang baik dan memperkenalkan makanan yang bergizi sejak dini.
2. Memberikan mereka pilihan beberapa makanan daripada memaksa mengkonsumsi makanan yang ada.
3. Membatasi ngemil sambil nonton TV.
4. Mencari cara yang baik untuk memberikan makanan yang bergizi dalam dietnya.
5. Memberikan contoh yang baik. Jika melihat orang tuanya rajin mengkonsumsi buah dan sayur, merekapun akan mengikutinya.
Metode Amenorea Laktasi
Bingung memilih kontrasepsi setelah melahirkan? Ingin membatasi punya momongan lagi? Jawabannya adalah metode Amenorea Laktasi (MAL). MAL merupakan metode yang dapat digunakan sebagai upaya untuk menjarangkan kehamilan, dengan cara menyusui eksklusive kepada bayinya
Efektifitas metode kontrasepsi dengan cara menyusui ini berkisar antara 98% hingga 99,5%. Kondisi hormonal ibu setelah melahirkan bersifat individual sehingga kapan mendapatkan haid lagi setelah melahirkan akan berbeda-beda.
Salah satu faktor yang mempengaruhi kapan haid lagi adalah ibu menyusui atau tidak. Berdasarkan hasil pengamatan 91% ibu yang tidak menyusui akan mendapat haid pada bulan ke-3, sedangkan pada ibu yang menyusui kemungkinanya lebih kecil yaitu 33%. Jadi ibu yang tidak menyusui berpeluang lebih besar untuk mendapatkan haid lebih cepat dibandingkan ibu yang menyusui bayinya.
Dikarenakan kadar hormon progesteron dan estrogen dalam tubuh akan menurun drastis setelah melahirkan. Pada saat menyusui terjadi kenaikan hormon prolaktin (hormone pemicu produksi ASI). Keberadaan hormon prolaktin dapat menghambat terjadinya ovulasi (proses pematangan dan pengeluaran sel telur dari indung telur).
Namun upaya menjarangkan kelahiran ini harus bayi haruslah diberikan ASI secara eksklusive, sehingga pemberian ASI dilakukan lebih 8 kali sehari, termasuk dimalam hari (minimal 85% asupan makanan bayi adalah ASI). Hal ini bisa dilakukan pada waktu bayi berusia dibawah 6 bulan dan Ibu belum mendapat haid kembali.
Efektifitas metode kontrasepsi dengan cara menyusui ini berkisar antara 98% hingga 99,5%. Kondisi hormonal ibu setelah melahirkan bersifat individual sehingga kapan mendapatkan haid lagi setelah melahirkan akan berbeda-beda.
Salah satu faktor yang mempengaruhi kapan haid lagi adalah ibu menyusui atau tidak. Berdasarkan hasil pengamatan 91% ibu yang tidak menyusui akan mendapat haid pada bulan ke-3, sedangkan pada ibu yang menyusui kemungkinanya lebih kecil yaitu 33%. Jadi ibu yang tidak menyusui berpeluang lebih besar untuk mendapatkan haid lebih cepat dibandingkan ibu yang menyusui bayinya.
Dikarenakan kadar hormon progesteron dan estrogen dalam tubuh akan menurun drastis setelah melahirkan. Pada saat menyusui terjadi kenaikan hormon prolaktin (hormone pemicu produksi ASI). Keberadaan hormon prolaktin dapat menghambat terjadinya ovulasi (proses pematangan dan pengeluaran sel telur dari indung telur).
Namun upaya menjarangkan kelahiran ini harus bayi haruslah diberikan ASI secara eksklusive, sehingga pemberian ASI dilakukan lebih 8 kali sehari, termasuk dimalam hari (minimal 85% asupan makanan bayi adalah ASI). Hal ini bisa dilakukan pada waktu bayi berusia dibawah 6 bulan dan Ibu belum mendapat haid kembali.
Nutrisi Bagi Calon Orang Tua
Pada saat hamil tubuh akan mengalami perubahan luar biasa, perubahan tersebut ada yang bisa dikontrol dan ada yng tidak bisa dikontrol , menghadapi ini sebaiknya berusaha melakukan yang terbaik untuk memastikan dapat menjalani kehamilan yang sehat demi diri Ibu dan sang buah hati.
Suplemen yang sebaiknya ibu konsumsi pada saat hamil adalah yang berikut ini:
Asam Folat
Penting bagi ibu hamil untuk mendapatkan suplemen asam folat, khususnya pada trimester pertama kehamilan. Asam folat terbukti mengurangi kejadian kerusakan tabung syaraf pada janin. Kebutuhan harian asam folat adalah 600 mikrogram per hari. Beberapa jenis roti dan sereal biasanya diperkaya dengan folat. Bayam, asparagus dan orange juice juga banyak mengandung folat.
Zat Besi
Zat besi dibutuhkan untuk produksi haemoglobin ( komponen sel darah merah yang membanwa oksigen dari paru-paru ke jaringan tubuh). Ini sangat penting bagi pertumbuhan bayi. Khususnya pada trimester terakhir, bayi akan memiliki simpanan zat besi agar cukup hingga 4-6 bulan setelah kelahiran, hingga si kecil mulai mengonsumsi makanan padat yang kaya zat besi.
Ketidakcukupan zat besi akan membuat ibu mengalami anemia. Kebutuhan harian seorang ibu hamil adalah 30 mg. Makanan seperti bayam, daging dan unggas kaya zat besi. Vitamin C juga penting bagi kemampuan tubuh untuk menyerap zat besi. Hindari kopi dan teh sebagai minuman pendamping makanan karena kafein dan thanin dapat mencegah penyerapan zat besi. Namun suplemen zat besi dapat menyebabkan konstipasi. Imbangi dengan mengonsumsi air dan serat.
Kalsium
Ibu hamil mebutuhkan sekitar 1200 mg kalsium perhari , sekitar 4 gelas susu. Mengkonsumsi sekitar 3 sampai 4 porsi produk susu rendah lemak per hari (susu, yogurt & keju). Produk susu merupakan sumber kaya kalsium. Susu kedelai, sarden, ikan, tahu dan sayur-sayuran berdaun hijau juga merupakan sumber kalsium yang baik. Jika asupan kalsium tidak cukup, maka bayi akan menyedot kalsium dari tulang sehingga akan beresiko mengalami osteoporosis di kemudian hari
Suplemen yang sebaiknya ibu konsumsi pada saat hamil adalah yang berikut ini:
Asam Folat
Penting bagi ibu hamil untuk mendapatkan suplemen asam folat, khususnya pada trimester pertama kehamilan. Asam folat terbukti mengurangi kejadian kerusakan tabung syaraf pada janin. Kebutuhan harian asam folat adalah 600 mikrogram per hari. Beberapa jenis roti dan sereal biasanya diperkaya dengan folat. Bayam, asparagus dan orange juice juga banyak mengandung folat.
Zat Besi
Zat besi dibutuhkan untuk produksi haemoglobin ( komponen sel darah merah yang membanwa oksigen dari paru-paru ke jaringan tubuh). Ini sangat penting bagi pertumbuhan bayi. Khususnya pada trimester terakhir, bayi akan memiliki simpanan zat besi agar cukup hingga 4-6 bulan setelah kelahiran, hingga si kecil mulai mengonsumsi makanan padat yang kaya zat besi.
Ketidakcukupan zat besi akan membuat ibu mengalami anemia. Kebutuhan harian seorang ibu hamil adalah 30 mg. Makanan seperti bayam, daging dan unggas kaya zat besi. Vitamin C juga penting bagi kemampuan tubuh untuk menyerap zat besi. Hindari kopi dan teh sebagai minuman pendamping makanan karena kafein dan thanin dapat mencegah penyerapan zat besi. Namun suplemen zat besi dapat menyebabkan konstipasi. Imbangi dengan mengonsumsi air dan serat.
Kalsium
Ibu hamil mebutuhkan sekitar 1200 mg kalsium perhari , sekitar 4 gelas susu. Mengkonsumsi sekitar 3 sampai 4 porsi produk susu rendah lemak per hari (susu, yogurt & keju). Produk susu merupakan sumber kaya kalsium. Susu kedelai, sarden, ikan, tahu dan sayur-sayuran berdaun hijau juga merupakan sumber kalsium yang baik. Jika asupan kalsium tidak cukup, maka bayi akan menyedot kalsium dari tulang sehingga akan beresiko mengalami osteoporosis di kemudian hari
Waktu yang Tepat Untuk Pembuahan
Kehamilan adalah hasil dari kerjasama dari pasangan suami istri. Maka pasangan harus siap meluangkan waktu untuk hubungan seks yang teratur, terutama di masa subur.
Masa subur adalah masa dimana sel telur yang sudah matang dilepas dari indung telur (ovulasi), lalu tersimpan dengan aman disaluran indung telur sampai sperma datang.
Usia sel telur matang hanya sekitar 24 jam (sel sperma bisa hidup dalam tubuh calon ibu selama 2 x 24 jam). Bila tidak ada yang membuahin, sel telurpun mati. Akibatnya selaput lendir rahim yang sudah siap menerima hasil pembuahan runtuh dan keluar sebagai darah menstruasi.
Jadi hubungan seks yang teratur, yaitu setiap dua hari sekali sangat penting untuk terjadinya kehamlan. Tidak benar anggapan bahwa semakin jarang berhubungan seks itu semakin baik/subur. Disinilah pentingnya komunikasi yang baik antara suami dan istri. Selain itu suami juga harus siap menerima kehamilan.
Ada cara menghitung masa subur. Pertama berdasarkan daur haid (sistem kalender). Cuma siklus haid harus teratur setiap bulannya. Sebagai patokan setiap wanita yang memiliki siklus haid 28 hari, maka ia akan berevolusi 14 hari kurang lebih 2 hari sebelum masa haid berikutnya.
Menghitung siklus haid adalah menghitung jarak antara hari pertama haid yang sekarang dengan hari petama haid yang berikutnya atau sebelumnya.
Kedua, mengukur suhu tubuh basal. Biasanya suhu tubuh akan meningkat bila sedang ovulasi, yakni sekitar 0,5 derajat celcius. Hangatnya suhu tubuh karena hormon progesteron bertugas menyiapkan selaput lendir rahim untuk menerima sel telur yang sudah dibuahi.
Masa subur adalah masa dimana sel telur yang sudah matang dilepas dari indung telur (ovulasi), lalu tersimpan dengan aman disaluran indung telur sampai sperma datang.
Usia sel telur matang hanya sekitar 24 jam (sel sperma bisa hidup dalam tubuh calon ibu selama 2 x 24 jam). Bila tidak ada yang membuahin, sel telurpun mati. Akibatnya selaput lendir rahim yang sudah siap menerima hasil pembuahan runtuh dan keluar sebagai darah menstruasi.
Jadi hubungan seks yang teratur, yaitu setiap dua hari sekali sangat penting untuk terjadinya kehamlan. Tidak benar anggapan bahwa semakin jarang berhubungan seks itu semakin baik/subur. Disinilah pentingnya komunikasi yang baik antara suami dan istri. Selain itu suami juga harus siap menerima kehamilan.
Ada cara menghitung masa subur. Pertama berdasarkan daur haid (sistem kalender). Cuma siklus haid harus teratur setiap bulannya. Sebagai patokan setiap wanita yang memiliki siklus haid 28 hari, maka ia akan berevolusi 14 hari kurang lebih 2 hari sebelum masa haid berikutnya.
Menghitung siklus haid adalah menghitung jarak antara hari pertama haid yang sekarang dengan hari petama haid yang berikutnya atau sebelumnya.
Kedua, mengukur suhu tubuh basal. Biasanya suhu tubuh akan meningkat bila sedang ovulasi, yakni sekitar 0,5 derajat celcius. Hangatnya suhu tubuh karena hormon progesteron bertugas menyiapkan selaput lendir rahim untuk menerima sel telur yang sudah dibuahi.
Biarkan Buku Buku Jari Berbunyi
Kebiasaan membunyikan alias menggemeretakkan buku-buku jari seringkali sulit ditinggalkan. Namun saat melakukannya mungkin akan was-was terhadap dampaknya pada kesehatan.
Fakta mengenai buku-buku jari ini telah dibuktikan oleh penelitian dari Dr Tyler Cymet dari Johns Hopkins University, Baltimore, AS. Penelitian yang dilakukannya terhadap 100 pria dan wanita berusia rata-rata 59 thn ini berhasil menguak fakta tentang kasus osteoarthritis alias rematik ternyata justru jauh lebih banyak muncul kasus rematik pada yang tidak pernah membunyikan buku-buku jarinya.
Sebaliknya yang sering membunyikan buku-buku jari akan lebih jarang mengalami osteoarthritis. Membunyikan buku-buku jari sebenarnya bisa disamakan dengan stretching atau peregangan.
Pola membunyikan buku-buku jari ini dijumpai berkaitan dengan usia, karena yang memiliki kebiasaan membunyikan buku-buku jari adalah berumur antara usia 18-45 tahun, kemudian berhenti.
Kesimpulannya agar tidak kehilangan kemampuan untuk menggunakan persendian, dapat memulai kebiasaan menggemeretakkan buku-buku jarinya untuk membantu melindungi persendian.
Fakta mengenai buku-buku jari ini telah dibuktikan oleh penelitian dari Dr Tyler Cymet dari Johns Hopkins University, Baltimore, AS. Penelitian yang dilakukannya terhadap 100 pria dan wanita berusia rata-rata 59 thn ini berhasil menguak fakta tentang kasus osteoarthritis alias rematik ternyata justru jauh lebih banyak muncul kasus rematik pada yang tidak pernah membunyikan buku-buku jarinya.
Sebaliknya yang sering membunyikan buku-buku jari akan lebih jarang mengalami osteoarthritis. Membunyikan buku-buku jari sebenarnya bisa disamakan dengan stretching atau peregangan.
Pola membunyikan buku-buku jari ini dijumpai berkaitan dengan usia, karena yang memiliki kebiasaan membunyikan buku-buku jari adalah berumur antara usia 18-45 tahun, kemudian berhenti.
Kesimpulannya agar tidak kehilangan kemampuan untuk menggunakan persendian, dapat memulai kebiasaan menggemeretakkan buku-buku jarinya untuk membantu melindungi persendian.
Kelahiran Anak Laki-Laki Semakin Sedikit
Sebuah penelitian di Amerika seakan membuktikan teori adaptif, yaitu kelahiran anak laki-laki memiliki peluang lebih besar terjadi pada calon ibu dan calon ayah yang hidup bersama sebelum konsepsi dibandingkan kelahiran anak laki-laki pada calon ibu yang terpisah dari calon ayah.
Meskipun demikian ada beberapa faktor yang mungkin menyebabkan perbedaan dalam dua kondisi pada calon ibu yang berbeda tadi. Misalnya, faktor pencemaran dan paparan zat kimia.
Di awal tahun 2005, menemukan beberapa bukti penelitian bahwa janin laki-laki dari ibu yang terpapar phthalates (biasanya digunakan sebagai pelunak bahan plastik, terdapat dalam hair spray, juga produk-produk kayu) memiliki penis yang lebih kecil dari ukuran rata-rata. Ini merupakan bukti adanya zat-zat kimia yang dapat melakukan â?feminisasiiâ? terhadap fetus.
Sebuah komunitas di Ontario, Kanada, yang tinggal di area yang kandungan tanahnya tinggi akan hexachlorobenzene (HCB) memiliki angka kelahiran anak perempuan dua kali lebih banyak dibandingkan anak laki-laki. Meskipun belum dapat dikatakan bahwa HCB adalah penyebabnya. Akan tetapi seperti halnya phthalates, HCB juga memiliki kemampuan untuk merusak hormon testosteron (hormon seks laki-laki).
Menurut peneliti dari Universitas Ottawa, Constanze Mackenzie jumlah kelahiran anak laki-laki mulai merosot tajam sekitar tahun 1993. Rasio kelahiran anak laki-laki dibandingkan perempuan dinegara-negara maju, seperti Amerika, Kanada dan Denmark yang dilakukan 30 tahun terakhir. Diduga penyebabnya adalah paparan pestisida yang mengandung zat kimia yang sifatnya dapat menyerupai hormon estrogen (hormon seks perempuan). Jadi yang menentukan jenis kelamin kelahiran adalah banyak faktor.
Meskipun demikian ada beberapa faktor yang mungkin menyebabkan perbedaan dalam dua kondisi pada calon ibu yang berbeda tadi. Misalnya, faktor pencemaran dan paparan zat kimia.
Di awal tahun 2005, menemukan beberapa bukti penelitian bahwa janin laki-laki dari ibu yang terpapar phthalates (biasanya digunakan sebagai pelunak bahan plastik, terdapat dalam hair spray, juga produk-produk kayu) memiliki penis yang lebih kecil dari ukuran rata-rata. Ini merupakan bukti adanya zat-zat kimia yang dapat melakukan â?feminisasiiâ? terhadap fetus.
Sebuah komunitas di Ontario, Kanada, yang tinggal di area yang kandungan tanahnya tinggi akan hexachlorobenzene (HCB) memiliki angka kelahiran anak perempuan dua kali lebih banyak dibandingkan anak laki-laki. Meskipun belum dapat dikatakan bahwa HCB adalah penyebabnya. Akan tetapi seperti halnya phthalates, HCB juga memiliki kemampuan untuk merusak hormon testosteron (hormon seks laki-laki).
Menurut peneliti dari Universitas Ottawa, Constanze Mackenzie jumlah kelahiran anak laki-laki mulai merosot tajam sekitar tahun 1993. Rasio kelahiran anak laki-laki dibandingkan perempuan dinegara-negara maju, seperti Amerika, Kanada dan Denmark yang dilakukan 30 tahun terakhir. Diduga penyebabnya adalah paparan pestisida yang mengandung zat kimia yang sifatnya dapat menyerupai hormon estrogen (hormon seks perempuan). Jadi yang menentukan jenis kelamin kelahiran adalah banyak faktor.
Subscribe to:
Posts (Atom)
