Bagi orang Indonesia, karbohidrat
adalah teman utama. Setiap harinya kita dihadapi dengan karbohidrat. Dari mulai
makanan pokok seperti nasi, hingga cemilan seperti keripik singkong dan
kue-kue.
Karbohidrat mutlak dibutuhkan tubuh di tiap
harinya. Fungsinya adalah sebagai energi bagi tubuh. Kekurangan karbohidrat
akan menimbulkan efek lapar, maka dari itu banyak dari orang kita mengatakan
belum merasa makan ketika tidak mengkonsumsi nasi.
Bukan hanya hal baik, karbohidrat yang
dikonsumsi dalam jumlah berlebihan dapat menimbulkan penyakit seperti obesitas
dan diabetes. Selain dari lemak, obesitas terjadi akibat penumpukan kalori yang
tidak terbakar oleh tubuh, dan hasilnya adalah kegemukan.
Menghindari efek di atas, maka secara bijak
sudah seharusnya kita mengenal jenis-jenis karbohidrat. Karbohidrat dihasilkan
dari berbagai jenis makanan, namun yang membedakan antara jenis makanan-makanan
yang mengandung karbohidrat adalah dari indeks glikemiknya. Semakin besar angka
indeks makan akan semakin cepat karbohidrat diserap tubuh.
Makanan berkarbohidrat dengan indeks glikemik
rendah adalah beras merah dan outmeal. Dengan mengkonsumsi makan berkarbohidrat
rendah maka penyerapan oleh tubuh akan semakin lama. Ini menyebabkan efek
perasaan kenyang lebih lama karena makanan demikian mengandung serat. Untuk
serat sendiri, nilai baiknya adalah membantu menyehatkan fungsi organ pencernaan.
Konsumsi karbohidrat dengan indeks glikemik
rendah juga sangat cocok digunakan oleh para wanita yang sedang menjalani diet.
Selain untuk diet, makanan demikian juga sangat cocok untuk para penderita
diabetes.
Adapun contoh makanan-makanannya
adalah:
1. Roti gandum utuh
2. Nasi merah
3. Jus apel tanpa pemanis
4. Kacang merah
5. Kacang kedelai
6. Macaroni
7. Wortel
8. Talas
9. Ubi
Mulai hidup sehat dengan pola
makanan yang baik dan dibutuhkan oleh tubuh.
No comments:
Post a Comment