Friday, 31 December 2010

12 Tips mengatasi stres saat pekerjaan menumpuk

Pernahkah anda merasa pekerjaan Anda mulai terasa menyebalkan karena besarnya tekanan yang Anda peroleh saat bekerja?

Mungkin Anda mulai merasa klien Anda semakin rewel dan cerewet, bos Anda mulai bertingkah sangat menyebalkan dengan terus-menerus tidak puas dengan pekerjaan atau bahkan mencela hasil kerja Anda. Anehnya, hal tersebut baru terjadi belakangan ini. Mungkin ini pertanda Anda mulai mengalami apa yang dinamakan burnout atau yang biasa kita sebut dengan kejenuhan (yang biasanya disebabkan oleh stres).

Jangan anggap enteng, salah-salah bukan hanya pekerjaan tapi juga kesehatan Anda yang terganggu.

Berikut adalah beberapa hal utama penyebab stres di tempat kerja:

1. Kondisi kerja yang selalu berada di bawah tekanan
2. Ketidakjelasan tugas yang diberikan
3. Kurangnya perencanaan kerja
4. Adanya ancaman di kalangan karyawan
5. Teriakan dan makian para konsumen
6. Teman kerja yang selalu mengganggu
7. Ketidaknyamanan seperti suara ribut yang mengganggu, ventilasi yang kurang, dan lain seagainya

Hal itu memang tidak bisa dihindari. Namun ingatlah bahwa kesehatan tubuh adalah yang terpenting, karena pikiran yang tegang dapat merusak kesehatan Anda. Daripada Anda merasa terus tertekan dengan hal tersebut, Anda bisa melakukan tips berikut sehingga dapat mengurangi beban pikiran:

Berhenti mengeluh
Bila kita terus menerus hanya mengeluhkan pekerjaan kita, pikiran kita akan semakin tertekan dan pekerjaan tidak akan selesai juga bukan? Cobalah cari sedikit nilai positif yang bisa diambil, anggap saja ini sebagai sarana belajar bagi Anda. Atau pikirkan hal menarik yang akan Anda lakukan saat menerima gaji.

Tentukan prioritas
Memang kita tidak bisa mengerjakan semua pekerjaan sekaligus, maka tentukan mana dahulu yang lebih penting dan harus diselesaikan. Rencanakan dengan baik aktivitas Anda: apa, mengapa, bagaimana, kapan dan siapa yang bertanggung jawab terhadap tugas-tugas. Penting sekali untuk membuat perencanaan bukan hanya jangka panjang, tapi juga jangka pendek.

Istirahat sejenak
Sesibuk apapun Anda, saat jam istirahat, gunakan waktu sebaik-baiknya untuk bersantai. Lakukan beberapa kali break untuk beberapa menit selama bekerja. Bila mungkin, guanakan waktu istirahat Anda untuk tidur minimal 15 menit. Hal ini dapat membuat tubuh dan pikiran Anda lebih segar.

Makan makanan bergizi
Jangan lupa tetap memperhatikan makanan Anda agar gizi tetap tercukupi. Gizi yang cukup dapat membuat tubuh lebih sehat dan bersemangat.

Pulang pada waktunya
Bila pekerjaan dapat dikerjakan besok dan Anda tidak diminta lembur, pulanglah pada waktunya. Ini akan membantu Anda memperoleh waktu lebih banyak untuk beristirahat dan bersantai bersama keluarga.

Menikmati kehidupan di luar pekerjaan
Jangan campuradukkan pekerjaan dengan kehidupan pribadi. Saat anda mempunyai waktu luang/libur, nikmatilah dengan sebaik-baiknya.

Ciptakan lingkungan kerja yang baik
Miliki sikap toleransi kepada sesama rekan kerja. Bersikap terbuka dan berkomunikasi dengan sesama rekan kerja, dan juga mempertahankan semangat tim Anda dengan mengadakan perayaan-perayaan kecil, berolahraga, atau berekreasi bersama. Bangun iklim kerja yang menyenangkan.

Bicarakan dengan rekan kerja
Kehidupan di metropolitan membuat seseorang menjadi cenderung individualis. Sering-sering hang-out atau makan siang bareng dengan rekan-rekan kerja. Siapa tahu dengan ngobrol dengan rekan kerja, Anda dapat menemukan solusi masalah.

Semakin cepat Anda bekerja, semakin mudah Anda terserang stres. Untuk mengatasinya, selalu bawa kertas dan pensil untuk mencatat kejadian-kejadian yang membuat Anda stres di sepanjang hari kerja. Kemudian setelah tiba di rumah, coba Anda duduk dan renungkan hal-hal apa saja yang telah terjadi hari ini selama 5 sampai 15 menit.

Delegasikan sebagian tugas
Delegasikan sebagian tanggung jawab Anda kepada anak buah Anda.

Cuti dan refreshing
Bila Anda sudah sangat penat, cobalah minta cuti pada atasan Anda. Gunakan cuti Anda untuk mengunjungi tempat-tempat yang Anda sukai bersama keluarga atau sahabat Anda.

Pertolongan tenaga profesional
Jika Anda tidak dapat menemukan cara-cara yang efektif untuk mengatasi problema Anda, ada baiknya Anda berkonsultasi kepada konselor/psikolog yang memiliki kemampuan untuk mengatasi hal-hal seperti ini.

Agar Badan Sehat

Olahraga harus dijadikan sebagai kebiasaan sedari kecil. Bukan hanya itu saja, orangtua juga perlu memberikan contoh nyata, karena daya tahan (stamina) dan kekebalan tubuh (kemampuan untuk melawan penyakit) yang didapat dari berolahraga sangat dibutuhkan. Salah satunya dilakukan untuk mencegah lemak yang berlebihan di dalam tubuh.

Pada jaman sekarang ini bagi sebagian besar orang, olahraga seminggu sekali sangat jarang dilakukan. Kenyataannya, olahraga yang dilakukan tiga kali selama seminggu termasuk kurang. Untuk itu, disarankan untuk mengimbanginya dengan aktivitas fisik lainnya. Dr. Phaidon L. Toruan, seorang konsultan kebugaran memberikan solusi ideal mengenai lamanya berolahraga:

1. Secara fisiologis membutuhkan waktu kurang lebih 30 menit
2. Secara psikologis membutuhkan waktu kurang lebih 15 menit.

Bertujuan agar orang memiliki keinginan untuk melangkah, dan setelah melangkah akan berlanjut hingga 30 menit.

Konsultan kebugaran, Dr. Phaidon L. Toruan menyatakan bahwa semua manusia yang berusia 30 tahun mengalami penurunan hormon dan massa otot. Oleh karena itu kombinasi antara aerobik dan latihan beban baik untuk mengantisipasinya.

Menurut Phaidon ada beberapa prinsip olahraga, yaitu aerobik dan latihan beban. Aerobik berfungsi untuk melancarkan sistem sirkulasi, yaitu sistem pembuluh darah yang terkait kardiovaskuler. Contohnya jalan, lari, dan lain sebagainya. Sedangkan latihan beban berfungsi untuk menjaga massa otot.

Cerdas Memilih Cemilan

Banyak diantara kita yang suka ngemil disaat-saat tertentu. Ternyata kebiasaan ngemil ini tidak sepenuhnya buruk.

Menurut Prof. Dr. Made Astaman dari Institut Pertanian Bogor (IPB), ngemil bisa menjadi kebiasaan yang baik asal kita pintar memilih cemilannya.

Indonesia termasuk negara ketiga di dunia yang masyarakatnya banyak mengonsumsi cemilan-setelah Cina dan Jepang. Penjualan makanan kecil meningkat dari 11% (2007) menjadi 15% (2008). Cemilan yang banyak beredar di pasaran rata-rata banyak mengandung lemak, gula dan/atau sodium. Cemilan jenis ini masuk kategori makanan dengan nilai indeksglikemi (IG) tinggi. Maka sebaiknya cemilan dihindari oleh penderita diabetes tipe 1 dan 2, hipertensi, hiperlipidemia (kelebihan lemak), ginjal bermasalah, kanker dan obesitas.

IG adalah kadar karbohidrat dalam makanan, yang dapat menaikkan kadar gula darah tubuh dengan nilai antara 0-100. Berdasarkan penelitian Prof. Dr. Made Astawan bersama Depkes dan Deptan, mengkategorikan cemilan yang beredar di pasaran sebagai makanan dengan GI rendah (<55), GI sedang (55-70), dan GI tinggi (>70).

Cemilan snack bar dari tepung kedelai dan buah-buahan kering tergolong IG rendah (kandungan protein dan serat tinggi, gula dan daya cerna pati rendah). Coklat termasuk golongan IG rendah-sedang; biskuit tergolong sedang. Tetapi wafer coklat, keripik kentang, dan croissant termasuk golongan IG tinggi.

Bila mengonsumsi makanan dengan IG rendah, perubahan karbohidrat menjadi glukosa terjadi secara perlahan dan bertahap, sehingga puncak/fluktuasi kadar gula darah akan rendah. Ini baik bagi diabetase, yang perlu menjaga kestabilan kadar gula darah. Selain itu, karena dicerna perlahan akan menunda rasa lapar atau kenyang lebih lama, makanya makanan ber-IG rendah bagus untuk orang yang kelebihan berat badan.

Bukan berarti makanan ber-IG tinggi tidak baik. Selama digunakan dengan tepat, ia akan bermanfaat. Makanan ber-IG tinggi baik digunakan untuk memulihkan kondisi tubuh setelah melakukan aktivitas fisik berat atau saat berbuka puasa. Bagi olahragawan, peningkatan kadar gula darah yang cepat dibutuhkan agar segera dapat diolah menjadi energi. Begitu juga dengan anak-anak yang masih dalam masa tumbuh kembang.

Bagi yang sedang berdiet, cemilan dapat menahan rasa lapar Anda hingga jam makan yang sebenarnya. Meskipun hal ini mungkin terlihat lebih masuk akal, untuk menghindar dari timbunan lemak. Namun, camilan bisa menjadi pilihan yang tepat untuk mengisi perut saat rasa lapar hinggap. Hanya saja, Anda perlu teliti memilih jenis camilan yang tepat.

Berbagai jenis makanan yang bisa Anda konsumsi saat berdiet adalah kacang-kacangan, biji-bijian, yoghurt, keju, buah-buahan, dan sayuran. Bila Anda ingin mengkonsumsi dairy products, maka pilihlah yang rendah lemak (low fat).

Contoh snack ideal lainnya yang bisa Anda nikmati adalah wortel, sayuran mentah, batang seledri, satu cangkir puding cokelat (bebas lemak), crackers, granola, keju cottage, popcorn, jus sayuran, anggur, blewah, blueberry, yogurt, serta kacang kedelai.

Untuk camilan kompleks, Anda dapat mencoba resep menyenangkan ini. Pertama-tama, taburkan ricotta chese di atas sebuah cake yang terbuat dari beras, tambahkan buah stoberi di atasnya atau buah potongan lainnya. Menu ini bisa Anda nikmati saat lapar.

Tips Tidur Nyenyak Setiap Malam

Tidur merupakan kegiatan yang menyenangkan. Tidur melepaskan semua kepenatan kita selama satu hari penuh untuk kembali me-recharge tenaga untuk mengawali aktifitas esok hari.

Lama waktu tidur yang normal untuk orang dewasa adalah 8 jam. Namun, ternyata tidak semua orang dapat tidur sesuai waktu tidur normal tersebut. Saat tidur, tubuh kita juga memperbaiki sel-sel yang rusak dalam tubuh juga membuat pikiran kita menjadi lebih tenang. Kurang tidur dapat menyebabkan emosi yang tidak stabil, lelah, berkurangnya kemampuan berpikir. Sayangnya, banyak orang yang merasa sulit tidur saat malam hari. Walaupun sudah berniat untuk tidur, tapi mata tidak bisa terpejam dan tidak ada rasa kantuk. Bagaimana agar Anda dapat menikmati tidur nyenyak di malam hari?

Jangan makan berlebihan di malam hari

Usahakan agar makan malam Anda tidak melewati pukul 19.00. Perut yang penuh menyebabkan tubuh masih melakukan proses pencernaan, sehingga tubuh belum beristirahat. Walau bukan makanan berat, kurangi juga konsumsi makanan ringan di malam hari.

Jangan melakukan kegiatan yang menyita pikiran menjelang tidur

Kegiatan atau pekerjaan yang membutuhkan pertimbangan dapat menyebabkan Anda sulit tidur. Perdebatan yang dilakukan malam hari juga menimbulkan efek yang serupa. Jadi, jangan biarkan kegiatan itu dilakukan setelah jam 20.30 malam. Biarkan pikiran Anda relaks menjelang waktu tidur Anda. Itu akan sangat membantu agar Anda cepat tidur.

Mandi dengan air panas

Kegiatan ini dapat membuat tubuh lebih rileks sehingga Anda bisa tidur lebih cepat. Mandi dengan air panas ini dapat Anda lakukan 1 jam sebelum tidur.

Minum susu panas

Minum susu panas di malam hari diyakini dapat membantu tubuh lebih santai dan tidur Anda semakin nyenyak.

Matikan lampu

Saat menjelang tidur, matikan lampu kamar Anda. Bila Anda terbiasa tidur malam dan ingin tidur lebih cepat, maka upayakan agar Anda sudah berada di kamar setengah jam dari waktu yang Anda tentukan, matikan lampu dan cobalah untuk pejamkan mata.

Gunakan wewangian atau musik slow sebagai pengantar tidur

Anda dapat menggunakan aroma terapi agar lebih tenang. Bila memungkinkan, nyalakan musik slow yang dapat membantu Anda rileks.

Membaca buku

Ambilah buku kesayangan Anda, dan bacalah. Buku membuat Anda berpikir tenang dan mempercepat proses agar Anda cepat tidur dengan nyenyak. Namun perlu diperhatikan juga pemilihan bukunya. Jangan membaca buku yang terlalu seru (buku tentang action atau detektif) sehingga membuat otak Anda berkerja yang menjadikan Anda susah tidur.

Atur napas

Dengan menarik napas dalam dan mengaturnya, Anda dapat terbiasa dan sama dengan saat Anda telah tidur nyenyak.

Menulis buku harian

Menulis buku harian sebelum tidur juga dapat membuat Anda menikmati tidur yang nyenyak. Dengan menulis buku harian, Anda seolah-olah sedang men-download pikiran Anda dan akan meringankan beban pikiran yang membuat pikiran lebih tenang dan tidurpun menjadi lebih nyenyak.

Peran Imunitas pada Sisi Kiri Otak

Otak manusia dibagi menjadi dua sisi yaitu sisi kanan dan sisi kiri. Sisi kiri ini yang untuk sebagian besar orang merupakan sisi dominan. Kerusakan pada sisi kiri otak ini akibat stroke atau sebab lainnya, ternyata akan meningkatkan risiko terjadinya infeksi.

Kelihatannya kerusakan pada sisi kiri otak ini menekan sistim kekebalan tubuh sehingga akan membuat tubuh lebih rentan terhadap infeksi, menjadi mudah menderita infeksi. Dari 22 orang pasien yang menjalani bedah otak terlihat mereka yang mengalami operasi pada sisi kiri otak akan mengalami penurunan sejumlah sel kekebalan tubuh. Sedang yang mengalami operasi pada sisi kanan otak, tidak mengalami hal demikian.

Keadaan ini perlu mendapat perhatian dari para dokter bedah saraf yang melakukan operasi pada sisi kiri otak pada pasien stroke ataupun pasien lainnya. Dan mungkin perlu adanya penanganan yang lebih agresif dalam mencegah terjadinya infeksi akibat menurunnya sistim kekebalan tubuh akibat operasi pada sisi otak dominan ini.

Sumber: Annals of Neurology

Jahe, Solusi Redakan Morning Sickness?

Mual dan kadang muntah selama kehamilan, lazim disebut morning sickness, membuat aktivitas perempuan hamil terganggu. Banyak cara dilakukan untuk meredakan, setidaknya meminimalisasi gangguan ini, salah satunya dengan jahe.

Menurut sebuah ulasan yang dipublikasikan oleh Journal Obstetrics dan Gynecology, jahe dapat membantu para wanita hamil mengatasi derita morning sickness tanpa menimbulkan efek samping yang membahayakan janin dalam kandungannya.

Dari enam penelitian yang menguji efek jahe dalam mengurangi rasa mual dan muntah pada wanita hamil, ditemukan bahwa jahe berfungsi lebih baik dibandingkan placebo atau obat inaktif seperti vitamin B6, yang selama ini menunjukkan fungsinya dalam mengurangi mual dan muntah pada beberapa wanita hamil.

Wanita hamil yang mengonsumsi jahe tidak mengalami gangguan dalam kehamilannya, demikian dilaporkan oleh para peneliti dalam jurnal tersebut. Jahe bisa menjadi terapi yang efektif untuk mengatasi rasa mual dan muntah dalam kehamilan.

Namun, mereka memperingatkan bahwa data ini masih bersifat awal dan masih dibutuhkan penelitian lebih lanjut untuk mengkonfirmasikan bahwa jahe benar-benar aman untuk wanita hamil.

Dalam sebuah penelitian lainnya yang melibatkan 246 wanita, jahe selalu mengungguli placebo dalam mengatasi mual dan muntah, bahkan pada wanita yang mengalami morning sickness berat yang disebut hyperemesis gravidarum.

Pada penelitian terbaru, para partisipan secara acak diberikan kapsul yang mengandung 350 mg jahe atau 25 mg vitamin B6 sebanyak tiga kali sehari selama tiga minggu. Pada penelitian tersebut ditemukan bahwa jahe sama efektifnya dengan vitamin B6 dalam mengatasi rasa mual dan muntah. Gejala morning sickness dapat diatasi pada lebih dari separuh jumlah wanita dalam setiap kelompok tersebut.

Beberapa penelitian melaporkan adanya efek samping seperti sakit kepala, diare, dan rasa mengantuk. Namun, tidak terdapat perbedaan mengenai hasil kehamilan antara wanita yang mengonsumsi placebo, vitamin B6 atau jahe.

Sumber: Journal Obstetrics & Gynecology

Apa itu Sphingomyelin?

Pertama kali dikarakterisasi oleh J.L.W. Thudichum (1884), secara kimiawi dan struktural, sphingomyelin masih termasuk kedalam kelompok lemak fosfolipid, namun karena kerangka kimiawinya bernama sphingosin maka biasa dimasukkan juga sebagai sphingolipid. Hal ini dikarenakan dalam molekul sphingomyelin mengandung senyawa fosfat dan kolin. Saat ini, senyawa kolin pun sudah diketahui sangat berperan dalam perkembangan otak.

Di dalam tubuh, sphingomyelin dapat dibiosintesis oleh tubuh dari asam amino serin dengan bantuan beberapa kofaktor seperti asam palmitat, vitamin B6, niasin dan riboflavin sehingga didapatkan kerangka dasarnya, sphingosin. Penambahan satu molekul asam lemak pada gugus amin dari sphingosin akan menghasilkan molekul ceramid dan selanjutnya pelekatan fosfokolin pada gugus hidroksil paling ujung akan menghasilkan sphingomyelin. Seperti halnya fosfatidilkolin, salah satu jenis fosfolipid, satu molekul sphingomyelin mengandung satu molekul kolin. Sehingga selain memiliki fungsi sebagai penyelimut, sphingomyelin juga berperan sebagai pembawa kolin.

Berbeda dengan AA dan DHA, sphingomyelin memainkan peranan dalam pembentukan myelin dan myelin sendiri berfungsi sebagai "selimut" sel saraf sehingga membantu impuls pada sel saraf tersebut.. Proses penyelimutan bagian akson (serabut) dari sel saraf dikenal dengan nama myelinasi.

Myelin merupakan lembar kaya lipid yg komponen utamanya adalah sphingomyelin dan metabolit sphingolipid lain serta berfungsi untuk mempercepat impuls dari satu sel saraf ke sel saraf, otot atau sel target lain. Fungsi ini menjadikan sphingomyelin mulai dilirik oleh para ilmuwan untuk meneliti lebih jauh seberapa penting perannya dalam perkembangan sel saraf yang baik dan sehat.